|
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan membangun pembangkit untuk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) senilai US$ 350 juta. PLN akan membangun pembangkit berkapasitas 230 megawatt (MW) di Halmahera, Maluku Utara.
Pembangkit tersebut terdiri atas pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan tenaga diesel (PLTD) masing-masing berkapasitas 2x35 MW dan 7x18 MW. "Totalnya 230 MW senilai US$ 350 juta," kata Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin.
Murtaqi menegaskan, pihaknya akan merampungkan pembangunan pembangkit listrik di Halmahera dalam waktu satu tahun. Setelah itu, PLN akan menjual listrik ke Antam.
Di sisi lain, Antam akan menggarap proyek Feronikel di Halmahera Timur (FeNi Haltim) senilai US$ 1,6 miliar. Nilai tersebut US$ 600 juta.
Proyek FeNi Haltim merupakan proyek strategis Antam yang dikembangkan melalui anak usahanya, PT Feni Haltim (FHT). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah cadangan nikel Antam melalui kegiatan pengolahan bijih nikel menjadi feronikel.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|