|
(Kalimantan Timur) Titik krusial pembangunan di Kutai Timur selama ini berada di sektor jalan. Di dalam kota saja, Jalan Yos Sudarso terlihat begitu parah. Lubang menganga sering mengakibatkan kecelakaan. Selain itu di kala terik tebu beterbangan menutup jarak pandang. Sedangkan di kala hujan, banjir dipastikan tak pernah absen.
"Sekarang Kutim merupakan kota berkembang. Truk dan mobil besar selalu melintasi Jalan Yos Sudarso karena akses jalan hanya satu. Tidak ada jalan lain menuju Maloy atau Muara Wahau, maka jalan cepat rusak," kata Johansyah Ibrahim.
Ia sendiri memastikan tahun ini Dishub akan menenderkan perbaikan Jalan Yos Sudarso. Untuk kualitas, kata dia, jenis cor beton akan dipilih lantaran cukup kuat menahan beban kendaraan besar seperti truk maupun tronton.
Seperti diketahui, tahun ini kabar baik singgah ke Kaltim. Kerusakan jalan negara di Kutim dari Sangatta menuju Muara Wahau dan Bengalon akan segera diperbaiki. Mendapat dana multiyears, 2012 ruas jalan segera diperbaiki. Jumlah 82 miliar segera digelontorkan tahun ini. Dengan total anggaran mencapai hampir mendekati Rp 1 triliun.
Anggaran Rp 640 miliar dipastikan siap ditender. Anggaran tersebut, sambung dia, untuk perbaikan jalan masing-masing Simpang Perdau-Batu Ampar Rp 159,5 miliar, Simpang Perdau-Batu Ampar II Rp 165 miliar, Batu Ampar-Muara Wahau Rp 137,5 miliar dan Simpang Perdau-Simpang 2 Sangkulirang-Maloy sebanyak Rp 165 miliar.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|