|
Konsorsium perusahaan dari Provinsi Anhui, China, segera merealisasikan rencana pembangunan dua pabrik semen di Indonesia dengan menggelontorkan investasi US$ 1,15 miliar.
Konsorsium itu juga berniat membangun kompleks industri permesinan tekstil seluas 150 hektare di Jawa Barat.
Huang Haisong, Wakil Gubernur Provinsi Anhui, mengungkapkan konsorsium siap membangun pabrik semen di Kalimantan Selatan, disusul dengan proyek yang sama di Papua Barat pada tahun depan.
Realisasi investasi itu merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman antara Kementerian Perindustrian dengan Anhui Conch Group, Prosperity Group, serta Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara Provinsi Anhui, yang ditandatangani pada tahun lalu.
Prosperity Group, perusahaan pendanaan asal Hongkong, akan bertindak sebagai penjamin investasi Anhui Conch Cement Company, badan usaha milik negara China dari Provinsi Anhui, di Indonesia.
"Ini adalah investasi pertama (dari Provinsi Anhui). Jika sukses, tahun depan kami akan investasi lebih banyak di Indonesia," kata Huang.
Dia menjelaskan pembangunan pabrik di Kalsel akan dimulai pada tahun ini juga, sementara pabrik semen di Papua masih dalam proses pembebasan lahan dan direncanakan memasuki tahap konstruksi pada 2013.
Huang mengatakan penanaman modal di Indonesia merupakan bagian dari peningkatan investasi perusahaan China di Amerika Serikat, Asia, dan Eropa.
Menteri Perindustrian M.S. Hidayat memaparkan pabrik semen di Tanjung, Kalsel, itu akan didirikan dalam dua tahap dengan total investasi US$ 400 juta.
pabrik tersebut akan memproduksi 2,5 juta ton semen per tahun atau 6.400 ton klinker per hari. Selain pabrik, konsorsium China itu berencana mendirikan pembangkit listrik, pelabuhan, dan fasilitas pendukung lain.
Adapun pabrik yang akan didirikan di Manokwari, Papau Barat, dirancang memproduksi 10.000 ton klinker per hari dengan investasi US$ 750 juta.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|