|
Pemerintah Indonesia dan Sharp Corp berencana membangun pembangkit listrik terbasis tenaga surya berkapasitas 100 megawatt di Bali dengan rencana investasi per 1 MW sekitar US$ 2,5 juta- US$ 3 juta.
Menurut Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Kardaya Warnika mengatakan, Sharp akan mengirimkan satu tim ke Bali untuk melakukan studi kelayakan proyek pembangkit listrik berbasis tenaga surya itu.
Khusus di dunia, menurut hasil survei yang dilakukan Bloomberg, instalasi tenaga surya pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan pada tahun lalu. Pada 2012, pembangunan pembangkit berbasis tenaga surya hanya mencapai 24.8 gigawatts berbanding 27.7 gigawatt pada 2011. Namun, industri tetap mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 61% per tahun sejak 1999.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|