LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Land transportation
  JICA setujui pembiayaan MRT Rp 10 Triliun
Infrastructure
  Jalan layang Antasari-Blok M selesai Desember
Infrastructure
  Pemerintah siap ambil alih proyek tol Tanjung Priok
Infrastructure
  Infrastruktur jalan RI terburuk
Air transportation
  Citilink beli 25 unit pesawat Airbus A320neo
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Sat, 10/03/2012
BP Migas optimistis produksi minyak sesuai target
Oil & gas

Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) optimistis produksi minyak mentah dan kondensat akan sesuai target Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2012,  yakni sebesar 1,01 juta barel per hari pada 2014.  

Kepala Divisi Humas,  Sekuriti,  dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana mengatakan,  inpres tersebut menjadi dukungan kuat bagi tercapainya produksi minyak sebesar satu juta barel per hari pada 2014.  "Kami optimistis target inpres akan tercapai," katanya.
   

Menurut dia,  pencapaian produksi satu juta barel per hari akan bertumpu pada Lapangan Banyuurip,  Blok Cepu di Bojonegoro,  Jatim,  dengan target produksi 165.000 barel per hari mulai 2014.
   

Saat ini,  operator Cepu,  Mobil Cepu Limited (MCL) tengah mengerjakan fasilitas produksi dan pendukungnya untuk mencapai 165.000 barel per hari itu.
  

Ia mengakui,  proyek Cepu sempat terkendala perizinan pemerintah daerah setempat.  "Namun,  kini sudah selesai dan proyek sudah berjalan kembali," ujarnya.      

Gde juga mengatakan,  selain Cepu,  BP Migas akan menekan tingkat penurunan produksi minyak secara alamiah dari normalnya 10-12% menjadi 1-3%.   

Menurut dia,  pada 2010 tingkat penurunan produksi minyak dapat ditekan hingga hanya satu persen dan 2011 naik menjadi tiga persen.  "Tahun ini dan selanjutnya,  akan kami tekan lagi besaran 'decline rate'-nya," ujarnya.    

Sesuai RAPBN 2012,  pemerintah menargetkan produksi minyak sebesar 930.000 barel per hari.   

Gde mengatakan,  upaya menekan decline rate antara lain dengan melakukan pengeboran sisipan di lapangan Duri dan Minas yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia.
    

Serta,  pengembangan sumur baru di Blok West Madura Offshore (WMO) dengan operator PT Pertamina Hulu Energi WMO.  "Itu yang kita andalkan untuk menekan decline rate secara nasional," ucapnya,  menegaskan.
     

Pemerintah mengeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2012 tentang Peningkatan Produksi Minyak Bumi Nasional yang mematok target produksi minyak rata-rata minimal 1,01 juta barel per hari pada 2014.
   

Sesuai inpres yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Januari 2012,  diinstruksikan 11 menteri hingga bupati mengejar target produksi 1,01 juta barel per hari untuk mendukung ketahanan energi.
   

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).    
 


SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :