|
(Sumatera Selatan) Pembangunan lapangan terbang (Lapter) Atung Bungsu di Dusun Mingkik Kecamatan Dempo Selatan belum rampung baru mencapai 58 peren total pengerjaan. Padahal proyek ini dikerjakan sejak 2008 dan ditargetkan rampung tahun ini.
Lokasi pembangunan masih barupa tanah berwarna cokelat. Material batu koral terhampar di lokasi. Di antara tumpukan ditumbuhi rumput karena kendati sudah diratakan tetapi belum ada pengerjaan pengerasan landasan pacu atau runway. Selain itu kondisi dinding runway masih terus longsor apalagi saat hujan turun.
Engineering PT Duta Graha Indonesia Graha Indah (DGI) untuk Lapter Atung Bungsu, Rifki mengatakan, saat ini pengerjaan lapter 58 persen dan menunggu pengerjaan akhir. Pihaknya sudah mempersiapkan material untuk pengerasaan.
"Jika dilihat dari pencapaian ini, kita yakin lapter akan selesai sesuai tahapan yang ada pada akhir 2012. Lapter sudah bisa digunakan," ujarnya.
Tahun ini anggaran yang disetujui Rp 66 miliar untuk pengerjaan fisik seperti pengerasan sampai pengerjaan runway dengan ful aspal. Ada pengerjaan drainase, box culvert dan fasilitas di sekeliling bandara. Begitu juga panel beton atau pagar BRT selesai 2012 sampai dengan September 2012 sesuai jadwal.
"Kita belum tahu berapa panjang runway, ini masih tergantung Dinas Perhubungan Kota Pagaralam. Namun pengerjaan saat ini sudah mencapai 1.500 meter," jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Pagaralam, Agustiar Efendi mengatakan, pembangunan lapter masih terus berjalan sesuai dengan proses yang ada. "Kita akan segera melakukan ujicoba runway dengan pesawat jenis boieng 737 seperti yang ditargetkan Walikota Pagaralam. Jika uji coba selesai maka pembangunan akan semakin di percepat," ujarnya.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|