LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Geothermal
  Pengoperasian 30% proyek PLTP bakal mundur
Infrastructure
  Infrastruktur Maloy perlu dibenahi
Electricity
  Pengembangan sistem hibrid PLTS 2.5 kW dan PLTMH 100 kW di UMM Jawa Timur
Marine transportation
  PAL Indonesia produksi kapal perusak Januari 2012
Infrastructure
  Hutama Karya garap proyek Rp 10 Triliun di 2011
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Tue, 06/03/2012
Indofarma bangun pabrik obat generik
Medical

(Jawa Barat) PT Indofarma Tbk (INAF) berencana membangun pabrik obat generik senilai Rp 300 miliar di Cibitung,  Jawa Barat.  Pabrik baru tersebut diharapkan akan mulai dibangun pada akhir semester I/2012.  

Corporate Secretary INAF Ahdia Amini mengatakan, pabrik obat generik baru itu akan memiliki kapasitas produksi dua miliar tablet per tahun.  Saat ini pabrik obat generik milik perseroan sudah hampir over capacity.  Di sisi lain,  permintaan obat generik terus meningkat.  Untuk itu,  perseroan harus membangun pabrik baru untuk bisa memenuhi kebutuhan obat generik.  

"Saat ini kapasitas produksi obat generik kami hanya 2 miliar tablet per tahun.  Pabrik baru tersebut diharapkan juga memiliki kapasitas yang sama," ujarnya.  Ahdia mengungkapkan,  dana untuk membangun pabrik baru berasal dari penerbitan saham terbatas (rights issue) yang akan dilakukan holding BUMN farmasi ini.
   

Tapi jika ternyata holding tersebut belum akan melakukan aksi korporasi di tahun ini,  maka perseroan memutuskan untuk menerbitkan obligasi senilai Rp 300 miliar.  Menurutnya,  perseroan telah menunjuk Pefindo sebagai lembaga rating obligasi yang diperkirakan akan diterbitkan pada akhir semester I tahun ini.
   

Dia menuturkan,  penerapan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada 2014 dan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2017 mendatang diperkirakan akan mendongkrak pertumbuhan pasar obat generik dari 15% pada tahun ini menjadi 40% pasca-penerapan BPJS-SJSN.  Kontribusi obat generik terhadap total pasar farmasi nasional pun diyakini juga akan tumbuh dari sekadar 10% saat ini menjadi 40%.    


Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.  
 


SEKTOR MEDICAL LAINNYA :