|
(Jawa Timur) PT Indo Mining Modern Sejahtera memastikan tetap berencana melakukan eksploitasi tambang pasir besi berkapasitas 20.000 ton per hari di sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang dengan nilai investasi Rp 2 triliun.
Presiden Direktur Indo Mining Modern Sejahtera Lam Chong San mengatakan perseroan masih berkomitmen untuk melakukan investasi di tambang mineral tersebut. Nilai investasi sebesar Rp 2 triliun merupakan rencana belanja selama 7 tahun hingga 2016.
"Kami (Indo Mining) sudah memperoleh persetujuan kuasa penambangan sejak 2010. Alokasi investasi itu akan digunakan untuk penyediaan fasilitas produksi seperti pengolahan dan pemurnian serta penyediaan dermaga khusus," ujarnya.
Indo Mining Modern Sejahtera merupakan konsorsium dua perusahaan Hongkong Hani Group dan Siberian Mining Group. Perusahaan itu telah mendapatkan persetujuan kuasa pertambangan untuk area lahan di Kabupaten Lumajang sejak 2010. Perusahaan itu memperoleh izin dengan luas areal 8.000 hektare.
Berkaitan dengan pemanfaatan potensi tambang di Kabupaten itu, Bupati Lumajang, Sjahrazad Masdar mengemukakan potensi mineral pasir besi di wilayah itu sangat besar, tetapi masih belum maksimal tereksploitasi guna memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan Pemkab Lumajang.
Hasil survey geologi, potensi pasir besi di Kabupaten Lumajang mencapai luasan 12.500 hektare.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|