|
Pemerintah meminta PT Nestle Indonesia membangun pabrik baru di luar Pulau Jawa. Pembangunan pabrik itu dilakukan untuk mendekatkan diri dengan bahan baku dan pemerataan industri di Indonesia.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan, permintaan itu disampaikannya pada Nandu Nandkishore, Executive Vice President Nestle. "Lokasinya bisa di Lampung di Sulawewi atau di tempat lain," ujar Hidayat.
Menurutnya, pembangunan industri di Pulau Jawa merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk pemerataan pembangunan. Nestle sendiri membutuhkan bahan baku kakao untuk produk mereka.
Alhasil, dengan membangun pabrik di luar Pulau Jawa akan lebih dekat dengan bahan baku. Hal itu juga akan memberikan dampak ikutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Namun, Legal and Corporate Affair Director PT Nestle Indonesia, Debora R. Tjandrakusuma mengatakan belum ada rencana investasi baru dalam waktu dekat. "Sejauh ini belum ada rencana investasi baru," ujarnya.
Menurut Debora, mereka masih fokus pada pembangunan pabrik baru Nestle di Karawang yang menghabiskan dana investasi sebesar US$ 200 juta. Pabrik yang akan memproduksi Milo itu akan mulai beroperasi awal tahun 2013.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|