|
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kementerian Dalam Negeri menargetkan bisa mendatangkan investasi baru di wilayah perbatasan Indonesia senilai US$ 100 juta di tahun 2012 ini. Deputi pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Agung Mulyana mengatakan, banyak pengusaha yang berhimpun dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) tertarik berinvestasi di wilayah perbatasan.
"Banyak anggota Kadin yang berminat dan mereka siap berinvestasi hingga US$ 100 juta tahun ini," ujar Agung.
Di wilayah perbatasan ini, terdapat beberapa proyek yang siap dikerjakan. Di antaranya proyek pembangunan dua dry port atau pelabuhan darat di Kalimantan Barat. Tepatnya di Kecamatan Entikong dan Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu. Kedua dry port ini rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektare (ha) sampai 50 ha.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |