|
(Sumatra Selatan) PT Pusri Palembang menyiapkan dana investasi Rp 6 triliun untuk membangun pabrik IIB. "Karena investasinya besar, kami harus hati-hati memilih kontraktor. Pabrik yang dibangun harus bagus dan tahan 30 tahun," kata Dirut PT Pusri Palembang Eko Sunarko.
Menurut dia, pihaknya sudah mengumumkan tender proyek pembangunan pabrik IIB yang merupakan proyek revitalisasi. "Mudah-mudahan awal bulan depan tender sudah terlaksana. Kita mewajibkan konsorsium antara kontraktor lokal dan asing," kata dia. Saat ini cukup banyak kontraktor yang sudah mendaftar. Agar tak salah pilih kontraktor, PT Pusri melakukan penyeleksian dengan melihat langsung pabrik yang sebelumnya sudah dibangun peserta.
"Target kami Desember sudah pemancangan (ground breaking). Proyek ini akan diselesaikan selama tiga tahun," lanjut dia. Kata Eko, revitalisasi pabrik II menjadi IIB sudah sangat mendesak. Ini pabrik tertua di Indonesia, bahkan dunia.
"Konsorsiumnya bahan baku gas bumi untuk memproduksi pupuk urea sudah sangat boros. Padahal kita punya keinginan semua pabrik efisien, maka harus low cost production," tambahnya. Konsumsi pabrik lama, lanjut Eko, yakni Pusri II, Pusri III, dan Pusri IV mencapai 36 MMBTU per ton urea, sementara konsumsi gas pabrik baru hanya 25-26 MMBTU per ton. Ada selisih 10 MMBTU.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |