LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Land transportation
  Jalur ganda Jakarta-Surabaya sudah 25%
Agriculture
  Kelapa sawit butuh tambahan kebun 3 Juta ha
Manufaktur
  Wada Bay Nikel kembangkan smelter nikel US$ 5 Miliar di Halmahera
Oil & gas
  Subsidi BBM bengkak Rp 50 Triliun
Electricity
  Wilayah timur sudah bebas krisis listrik
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Tue, 21/02/2012
Biaya JEDI Rp 200 Miliar dari utang World Bank
Keuangan

Kementerian Pekerjaan Umum mendapatkan persetujuan pinjaman dari World Bank sebesar Rp 200 miliar untuk program Jakarta Emergency dredging Initiative (JEDI).   

Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Budi Yuwono mengatakan proses tender program JEDI sudah diumumkan pascadisetujuinya perjanjian pinjaman tersebut.  "Loan sudah disetujui.  Sekarang sedang dalam proses tender,  target Mei sudah tandatangan kontrak," ujar Budi.   

Namun,  sambungnya,  loan tersebut belum dapat dipergunakan karena masih diblokir oleh Kementerian Keuangan sambil menunggu proses legalisasi dari Kementerian Hukum dan HAM.   

Menurut Budi,  proses legalisasi setidaknya dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan sejak penandatangan persetujuan pinjaman sehingga ditargetkan pada bulan Mei, pinjaman dapat segera dicairkan.    

"Kalau proses legalisasi selesai,  baru blokirnya dibuka oleh Kementerian Keuangan dan kontrak bisa efektif pada Mei setelah itu langsung grounbreaking," ucapnya.   

Budi menuturkan,  proses pengerukan dan normalisasi tersebut setidaknya dapat dilaksanakan dalam kurun waktu 2 tahun sehingga ditargetkan 2014 dapat direalisasikan.   

JEDI merupakan salah satu program penanganan genangan banjir di DKI Jakarta. Berupa pengerukan dan normalisasi sungai-sungai di Jakarta yakni saluran Cideng-Thamrin dengan anggaran Rp 63,17 miliar,  dan pengerukan dan normalisasi saluran tanjungan serta lower Angke senilai Rp 138,32 miliar.   "Pengerukan ini untuk menambah kapasitas pengaliran sungai atau saluran di Jakarta guna mengatasi genangan atau banjir di Jakarta."   

Selain JEDI,  Kementerian PU juga membangun stasium pompa di Marina berkapasitas 50 m3/detik dan pompa di Pasar Ikan berkapasitas 30 m3/detik dengan dana APBN Rp 500 miliar.  "Tujuannya untuk mempercepat pemutusan genangan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat," ucapnya.    

Proses tender selesai dilaksanakan dengan pemenang tender stasiun pompa Marina adalah PT Pembangunan Perumahan,  dan pemenang tender stasiun pompa pasar ikan PT Wijaya Karya.   

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mochammad Amron mengatakan pelaksanaan program penanganan banjir di DKI Jakarta ini dilaksanakan secara sinergis oleh Ditjen Sumber Daya Air,  Ditjen Cipta Karya, dan Pemda DKI.   

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.   
 
NEWS SEKTOR KEUANGAN LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (21-04-2014) : 66
JUDUL TENDER (21-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com