|
(Daerah Istimewa Yogyakarta) Pemerintah Swiss mendukung rencana pembangunan bandar udara (bandara) internasional di Kulonprogo, termasuk kemungkinan pendanaan pembangunan yang selama ini menjadi kendala. Pemerintah Swiss juga siap berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura I. "Pemerintah Swiss siap mendukung pembangunan bandara," kata Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swiss Djoko Susilo.
Djoko Susilo datang ke Kulonprogo membawa dua orang investor yang lama tinggal di Swiss. Mereka adalah Walter Bizzari, Asistent Management Swiss Department asal Prancis dan seorang funding perbankan Eropa, Martin Eppacer. Mereka juga didampingi Ketua Hipmi pusat Raja Okto Saptari, Ketua Hipmi DIY Lilik Syaiful Ahmad dan sejumlah pengusaha muda DIY.
Pembangunan bandara yang diperkirakan menghabiskan dana hingga USD 350 juta memang cukup berat untuk ditanggung oleh Indonesia. Namun bagi Swiss, dana sebanyak ini tidak sulit dicarikan dengan catatan kepastian iklim investasi dan kondisi masyarakat kondusif. "Begitu ada perjanjian kerja sama langsung action," ujarnya.
Wabup Sutedjo mengatakan, selain bandara, juga akan dibangun pelabuhan ikan, kawasan ekonomi khusus, dan beberapa rencana pembangunan lain.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |