|
PT Pelindo II Cabang Tanjung Priok menerima kedatangan 9 unit peralatan bongkar muat jenis gantry jep crane yang akan dipasang untuk memperlancar arus barang di pelabuhan tersebut.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo II Rima Novianti mengatakan sembilan peralatan tersebut merupakan bagian dari pengadaan 15 unit gantry jip crane untuk dipasang di pelabuhan Tanjung Priok.
Menurutnya peralatan tersebut diadakan untuk memaksimalkan pelayanan bongkar muat menyusul melonjaknya arus barang di pelabuhan itu. "Total ada 15 gantry jip crane yang didatangkan," katanya.
Dia menjelaskan kapasitas pelabuhan Tanjung Priok masih bisa diperbesar hingga 1 juta TEUs pada tahun ini melalui penerapan information and communication technology (ICT) dan mengkonversi terminal 3 konvensional menjadi terminal peti kemas.
Hingga akhir Desember 2011, arus peti kemas melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta mencapai 5,6 juta TEUs, jauh melampaui kapasitas maksimum pelabuhan yakni sekitar 5 juta TEUs.
Jika tahun ini terjadi pertumbuhan arus peti kemas hingga 1 juta TEUs, maka tahun depan, arus peti kemas di pelabuhan itu menembus angka 6,6 juta TEUs sehingga pemasangan peralatan bongkar muat itu semakin mendesak.
Sejak pertengahan 2011, PT Pelindo II cabang Tanjung Priok sudah menanamkan investasi penambahan alat bongkar muat atau crane yang akan didatangkan secara bertahap hingga tahun ini.
Alat bongkar muat itu antara lain 2 unit Quay Container Crane (QCC) dan 11 unit Luffing Container Crane (LCC). Guna mendukung investasi itu, Pelindo II mengadakan kerja sama dengan PT Telkom untuk mewujudkan Indonesia Logistic Community Service.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |