LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  2 Proyek tol dapat dana pembebasan lahan
Infrastructure
  Anggaran Rp 53,6 miliar pembebasan lahan tol Soreang-Pasirkoja
Agriculture
  Ekspor sawit di Lampung melonjak
Infrastructure
  5 Tol baru beroperasi tahun ini
Properti
  Sahid garap empat proyek senilai Rp 1 Triliun
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Mon, 20/02/2012
Investasi Aramco semakin lapang
Oil & gas


PT Pertamina (Persero) dan Saudi Aramco Asia Company Limited (SAAC),  anak perusahaan Saudi Aramco, melakukan kajian bersama terkait kelayakan ekonomi pembangunan kilang minyak dan petrokimia terintegrasi di Tuban,  Jawa Timur.   

Keduanya telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kajian kilang Tuban pada 18 Februari 2012. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dawood M. Dawood,  Vice President of Marketing,  Supply,  and Joint Venture Coordination Saudi Aramco dan M. Afdal Bahaudin,  Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina. 

"MoU ini adalah langkah penting untuk semakin mempererat hubungan dengan Pertamina.  Ini juga merupakan bagian dari strategi kami (Saudi Aramco) untuk meningkatkan eksistensi bisnis hilir global," ujar Dawood.   

Dawood mengatakan pihaknya berkomitmen merancang investasi win-win dengan mitranya untuk proyek yang menghasilkan manfaat bagi kedua belah pihak dan juga berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. 

Sementara itu,  Afdal mengatakan kerja sama investasi dengan Saudi Aramco ini sangat berharga bagi Pertamina dan Indonesia untuk memperkuat pasokan BBM dan petrokimia,  demi memenuhi besarnya permintaan domestik saat ini dan di masa yang akan datang.    

"Proyek kilang Tuban merupakan bagian dari rencana Pertamina untuk meningkatkan ketahanan energi Indonesia," ujar Afdal.   

Sebagai tindaklanjut dari MoU ini,  tim pelaksana proyek akan memasuki fase selanjutnya,  yakni melakukan kajian bersama termasuk riset pasar,  analisis keekonomian,  serta studi konfigurasi kilang.   

Perkiraan nilai investasi proyek Kilang Tuban adalah sebesar Rp 80 triliun.  Kilang Tuban didesain untuk memproses minyak mentah 300.000 barel per hari (bph). Sebagian besar dari minyak mentah tersebut akan dipasok oleh Saudi Aramco berdasarkan kontrak jangka panjang.   

Secara keseluruhan,  rencananya Kilang Tuban akan menghasilkan antara lain produk BBM sebesar 8,29 juta kiloliter per tahun,  yang terdiri dari Premium 3,93 juta kiloliter,  solar 2,68 juta kiloliter,  dan avtur 1,68 juta kiloliter.  

Selain itu,  kilang Tuban juga akan memproduksi produk petrokimia untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di Indonesia dan Asia Tenggara.  Kilang tersebut ditargetkan beroperasi pada 2018.   

Adapun SAAC merupakan anak perusahaan Saudi Aramco,  BUMN migas Arab Saudi. Saudi Aramco mengelola cadangan minyak terbukti (proven reserves) terbesar di dunia,  yakni 260 miliar barel,  serta mengelola cadangan gas terbesar keempat di dunia.   

Bagi para pengguna via blackberry,  info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.    
 
NEWS SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (23-04-2014) : 511
JUDUL TENDER (23-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com