LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Keuangan
  APBD Medan bertambah Rp 377,586 Miliar
Infrastructure
  Pembiayaan infrastruktur capai Rp 59,5 Triliun
Infrastructure
  Proyek Rp 10 M diduga sudah "diblok"
Info tender
  357 tender proyek
Mining
  BAI Mulai Bangun Smelter di Bintan
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Mon, 30/01/2012
Proyek Lawe Lawe US$ 450 Juta siap ditender
Oil & gas

PT Pertamina (Persero) bersiap menenderkan proyek Centralized Crude Terminal (CCT) Lawe lawe senilai US$ 450 juta dengan kapasitas penyimpanan minyak mentah hingga 25 juta barel atau setara dengan 25 hari cadangan operasi kilang dalam negeri.    

Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun mengatakan proyek CCT di area seluas 750 hektare di Lawe Lawe,  Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur itu akan menyediakan fasilitas pencampuran minyak mentah, termasuk minyak mentah domestik yang memiliki tingkat kontaminan tinggi.   

"Pertamina menyiapkan investasi sekitar US$ 450 juta dan proses lelang engineering,  procurement, and construction (EPC) akan dimulai tahun ini," ujarnya.    

CCT Lawe Lawe berkapasitas lebih dari 25 juta barel minyak mentah dan terdiri dari 25 tangki penampungan itu direncanakan dalam dua tahapan,  dan ditargetkan tuntas secara keseluruhan pada 2014.   

Proyek CCT tersebut,  imbuhnya,  bertujuan meningkatkan security energi serta memberikan fleksibilitas kepada Pertamina dalam mencampur penyerapan minyak mentah domestik dan impor,  sehingga memungkinkan Pertamina melakukan pembelian minyak mentah dengan berbagai jenis dengan harga yang kompetitif.   

Dia menjelaskan dengan adanya proyek CCT Lawe Lawe yang berupa Crude Storage beserta fasilitas penerimaan dan blending, tentunya bisa memaksimalkan penyerapan minyak mentah domestik sehingga menekan impor yang secara langsung juga akan berpengaruh pada penurunan biaya pengapalan minyak mentah yang cukup tinggi.  

Menurutnya,  proyek CCT Lawe lawe juga akan dikembangkan menjadi crude hub di Asia Tenggara,  yang merupakan bagian dari rencana jangka panjang Pertamina untuk menciptakan energi hub di beberapa wilayah di Indonesia.  

"Dengan keberadaan CCT Lawe lawe,  diharapkan fleksibilitas throughput kilang meningkat,  dan semakin tingginya kualitas minyak mentah sehingga margin kilang akan semakin membaik," katanya.   

Harun mengungkapkan sejauh ini,  Pertamina telah menyelesaikan proses analisis dampak lingkungan (AMDAL) di areal proyek CCT di Lawe Lawe,  dan pemerintah daerah setempat juga telah mempercepat proses perizinan agar proyek tersebut bisa segera direalisasikan.   

Dengan demikian,  proyek yang telah dikaji sejak tahun lalu itu diharapkan bisa mengantisipasi beberapa hal seperti kecenderungan menurunnya produksi minyak mentah domestik,  keterbatasan spesifikasi minyak mentah yang dapat diolah oleh kilang,  dan tingginya biaya transportasi minyak mentah impor,  serta fluktuasi harga minyak mentah dunia.     

Investasi yang dianggarkan untuk proyek tersebut sekitar US$ 50 juta.  Sarana dan fasilitas Hyper Terminal BBM yang akan dibangun di Pulau Sambu di antaranya berupa kawasan dan gudang berikat dengan kapasitas 300.000 KL dan 3 buah dermaga dengan ukuran kapal maksimal 100.000 DWT (dead weight tons) dengan draft maksimal 18 meter.    

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.    
 
NEWS SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (21-04-2014) : 181
JUDUL TENDER (21-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com