|
Ketua Umum (Iperindo) Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia Tjahyono Roesdiyanto menyatakan industri galangan memerlukan dukungan perbankan untuk menyiapkan modal kerja pada 2012 yang diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.
Dia menjelaskan perbankan dan lembaga pembiayaan lainnya masih melihat industri galangan kapal sebagai sektor yang berisiko tinggi sehingga kurang tertarik untuk membiayainya. "Padahal kami butuh modal kerja yang tidak sedikit," uangkapnya.
Asosiasi Industri galangan nasional memperkirakan nilai dana yang berputar dari kegiatan pembangunan kapal baru di Indonesia pada tahun ini mencapai Rp 25 triliun atau naik 25% dibandingkan dengan 2011 sebesar Rp 20 triliun.
Kondisii itu didorong oleh rencana PT Pertamina dan BP Migas memberikan jangka panjang kepada operator penyedia kapal nasional sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan pemesanan kapal di dalam negeri.
Pada 2012, PT Pertamina akan memesan 20 unit kapal tanker kepada industri galangan nasioanl, sedangkan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub juga akan memesan sedikitnya sembilan unit kapal.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |