|
(Jawa Tengah) PT Trans Marga Jateng selaku pelaksana proyek pembangunan jalan tol Semarang-Solo tahap II seksi Ungaran-Bawen optimistis dapat selesai lebih cepat menyusul pembebasan lahan on going yang mencapai 90%. Komisaris Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Danang Atmodjo mengatakan di atas kertas pembebasan lahan untuk proyek tersebut sudah tercapai sekitar 78% dari total 133,3 hektare lahan yang dibutuhkan.
Namun, dia optimistis sisa lahan sebesar 22% yang belum dibebaskan bisa segera direalisasikan mengingat sebagian besar lahan tersebut milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX , Pemkot Semarang dan Pemkab Semarang.
Dia menargetkan proyek pembangunan jalan tol sepanjang 13,33 km tersebut dapat dirampungkan pada pertengahan 2013.
"Kami rasa tidak ada kendala yang berarti dalam pembebasan lahan tersebut, mengingat sebagian besar lahan yang belum dibebaskan sedang dalam tahap pembayaran ganti rugi, sehingga on going pembebasan lahan mencapai 90% dari 133,3 ha lahan yang dibutuhkan," katanya.
Terkait dengan dana talangan dari pemerintah pusat untuk biaya pembebasan sebesar Rp 1,9 triliun yang belum juga turun, menurut Danang, tidak akan signifikan menghambat pengerjaan proyek yang sudah mulai di jalankan, realisasinya sekitar 5%.
"Untuk dana talangan kami masih menunggu dari pusat, tetapi pengerjaan proyek tetap jalan, realisasinya baru 5% karena memang masih tahap awal," tuturnya.
Seperti diketahui, proyek pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen merupakan seksi ke II dari ruas jalan tol Semarang-Solo sepanjang 75,7 kilometer dengan nilai investasi sebesar Rp 8 triliun.
Proyek jalan tol Semarang-Solo dibagi menjadi lima seksi yaitu seksi I Semarang-Ungaran (16,3 km) yang sudah beroperasi sejak diresmikan pada November 2011, seksi II Ungaran-Bawen (13,33 km), seksi III Bawen-Salatiga (18,2) km, seksi IV Salatiga-Boyolali (22,4 km), dan seksi V Boyolali-Karanganyar (11,1 km).
Ketua tim pembebasan tanah (TPT) pembangunan jalan tol Semarang-Solo tahap II Ungaran-Bawen, Waligi mengatakan untuk mempercepat pembangunan ruas tersebut pekerjaan dibagi dalam empat paket kontrak, yaitu lanjutan, Kalirejo - Beji (3,250 KM), paket Beji-Tinalum (3,900 km), paket Tinalum- Lemah Ireng (3,825 KM) dan paket Lemah Ireng - Bawen (1,015).
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |