|
(Kalimantan Timur) Pemerintah Kota Balikpapan memperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 135 miliar guna pembebasan lahan untuk perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Sepinggan menjadi 3.250 meter dari panjang awal yang hanya 2.500 meter.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan Suryanto mengatakan angka tersebut merupakan angka perkiraan sementara pihaknya yang juga akan digunakan untuk membebaskan bangunan yang terkena perluasan bandara. Sebelumnya, dirinya menyebutkan angka Rp 20 miliar guna melakukan pembebasan lahan tersebut.
"Memang terjadi peningkatan karena setelah diverifikasi ulang banyak ganti rugi bangunan yang harus ditanggung akibat perluasan tersebut," ujarnya.
Suryanto menambahkan anggaran pembebasan lahan akan dibebankan kepada Pemprov Kaltim karena sudah ada komitmen dari gubernur untuk melakukan penambahan panjang runway tersebut. Dia mmemperkirakan alokasi anggaran pembebasan lahan itu baru bisa dikucurkan pada APBD Perubahan 2012 mendatang.
Sesuai instruksi dari Gubernur Kalimantan Timur, jelas Suryanto, Pemkot Balikpapan diberi tugas untuk membebaskan lahan seluas 38 hektar. Selain itu, ada pula reklamasi seluas 34 hektar yang perlu dilakukan untuk memenuhi persyaratan standar keselamatan operasi penerbangan.
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan usulan dana tersebut belum masuk ke Pemprov sehingga pihaknya belum bisa menjanjikan berapa anggaran dana yang harus dialokasikan pihaknya untuk pembebasan lahan itu.
"Kalau memang benar Rp 135 miliar kami akan tetap komitmen karena saya rasa itu angka yang wajar," ujarnya.
Awang mengatakan mekanisme penganggaran melalui APBD juga bisa dilakukan untuk membebaskan lahan tersebut. Apabila jumlahnya cukup besar, dirinya juga merencanakan untuk menggunakan pola multiyears.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |