|
Kementerian Perhubungan memastikan kelanjutan proyek pembangunan terminal Kalibaru di Pelabuhan Tanjung Priok akan ditentukan oleh Menteri Perekonomian Hatta Rajasa pada pekan depan.
Menteri Perhubungan E.E Mangindaan mengatakan kepastian itu menyusul penyampaian seluruh laporan proses tender prakualifikasi proyek Kalibaru kepada Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.
"Minggu depan akan diputuskan oleh Menko Perekonomian. Kami sudah laporkan analisis kami bila tetap dengan proses yang sekarang, itu tidak bisa berikan jaminan 2014 operasi. Kami usulkan harus ada alternatif," katanya.
Menhub mengharapkan ground breaking proyek pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok yang menelan dana hingga Rp 11,7 triliun itu bisa digelar pada tahun ini.
Sampai saat ini, dia menjelaskan belum ada satu pun investor yang memasukkan dokumen lelang. Bahkan, lanjutnya, beberapa investor yang lolos prakualifikasi meminta perpanjangan waktu 4 bulan-6 bulan yang dikhawatirkan bisa menunda proyek itu.
Beberapa investor yang meminta perpanjangan waktu antara lain konsorsium PT Nusantara Infrastructure Tbk, Mitsui & Co Ltd, PT 4848 Global System dan Evergreen Group serta konsorsium PT Salam Pacific Indonesia Lines, PT Brilliant Permata Negara, PT Hutchison Ports Indonesia, dan Cosco Shipping Co Ltd.
Mengenai alternatif penunjukan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II sebagai pelaksana proyek Kalibaru melalui penerbitan peraturan presiden (Perpres) Menhub enggan berkomentar.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com. |