(Jawa Barat) PT Truba Manunggal Tbk (TRUB) segera merampungkan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di desa Sumur Adem, Sukrak, Indramayu. "Proyek sudah siap 99%, tinggal commissioning saja," kata Manajer Konstruksi Proyek PLTU Indramayu, M Oktarudin.
PLTU yang terdiri dari tiga unit pembangkit itu, beroperasi secara bertahap. Mulai, Januari, berikutnya Mei dan September 2011. Pembangkit yang termasuk dalam proyek pembangkit listrik 10.000 MW itu sudah mulai melakukan distribusi ke Jawa dan Bali.
Sekretaris Perusahaan TRUB, Kristono Wardhana menuturkan perusahaan itu tengah fokus mengembangkan bisnis engineering, procurenemt and construction (EPC). TRUB juga gencar mengikuti kontrak Independent Power Producer (IPP).
Pengelola TRUB berharap proyek-proyek baru akan mendongkrak kinerjanya. Namun, Kristono belum mau membeberkan perkiraan kinerja perusahaan tahun ini.
"Masih dalam tahap finanlisasi, tapi kami optimistis bisa jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, pendapatan berkisar Rp 2,5 triliun hingga Rp 2,6 triliun," kata dia.
Kristono menuturkan, saat ini TRUB memiliki tiga IPP dengan total kapasitas 170 MW. Truba juga tengah menggarap pembangunan empat PLTU dengan total kapasitas 414 MW. Keempatnya berlokasi di Sumatra Utara, Lampung, Pontianak, dan Bangka. "Tapi dua proyek IPP masih dalam tahap renegosiasi tarif," ujar Kristono.
Truba tengah menjajaki beberapa proyek EPC untuk bekal kontrak 2012. "Kami belum bisa mengumumkan. Tapi sudah ada sekitar dua proyek EPC di luar power," kata dia. Proyek orderan PLN itu terletak di Kalimantan.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.