|
Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) optimistis target pengeboran 895 sumur pengembangan pada tahun ini akan terealisasi, sehingga bisa menambah produksi migas nasional.
Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Rudi Rubiandini mengatakan realisasi pengeboran sumur pengembangan yang dilakukan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) sejak awal tahun hingga November ini sudah mencapai 848 sumur dari target 895 sumur.
"Dari pengeboran itu diperoleh tambahan produksi sebesar 63.000 minyak per hari dan 360 juta standar kaki kubik gas bumi per hari. Kami harapkan tahun ini, (pengeboran sumur pengembangan) bisa mencapai 100% di akhir Desember nanti," ujarnya.
Menurutnya, para kontraktor sudah melakukan persiapan sejak lama untuk mencapai target pengeboran sumur pengembangan tersebut. Selain itu, imbuhnya, jumlah rig (peralatan bor) yang beredar di Indonesia sudah mencapai 200 buah.
"Mereka sudah bersiap sejak lama dan yang tersisa hanya 47 sumur lagi. Mudah-mudahan seperempat dari rig yang sedang beroperasi bisa selesai di bulan ini, sehingga bisa mulai segera (pengeboran) sumur yang tersisa."
Berdasarkan situs resmi BP Migas, Badan Hukum Milik Negara itu merencanakan pengeboran 882 sumur pengembangan pada 2012, dengan target penambahan produksi minyak sebesar 92.000 bph dan gas 750 MMscfd.
Berbeda dengan sumur pengembangan di blok produksi, jelas Rudi, rencana survei seismik dan pengeboran di blok eksplorasi masih mendapatkan banyak kendala, sehingga rencana seismik dua dimensi (2D) hanya terlaksana 62%, sedangkan survei tiga dimensi (3D) terealisasi 82%.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|