LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Land transportation
  PT KA akan bangun rute Tebing Tinggi-Kuala Tanjung
Marine transportation
  Trada beli dua kapal US$ 40 Juta
Air transportation
  Tiga Sukhoi siap atraksi di HUT TNI
Infrastructure
  Pembangunan fisik awal 2011
Keuangan
  9 Pemborong diduga korupsi proyek DAK
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 25/11/2011
Pertamina Hulu siapkan US$ 70 Juta untuk bor 5 sumur baru
Oil & gas

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ) menganggarkan dana sekitar US$ 50-70 juta untuk melakukan pengeboran lima sumur eksplorasi baru pada tahun depan.         

General Manager dan Executive Vice President PHE ONWJ Ignatius Tenny Wibowo mengatakan total keseluruhan investasi tahun depan mencapai US$ 800 juta.        

"Capex sekitar US$ 300 juta,  opex sekitar US$ 500 juta.   Total spending US$ 800 juta,  alokasinya lebih banyak untuk pemboran minyak.   Tahun depan kita akan mulai lagi kegiatan seismik,  pemboran eksplorasi ada 5 sumur,  penggantian pompa dan kegiatan lainnya," ujar Tenny.       

Tenny mengatakan tahun ini PHE ONWJ telah membor dua sumur eksplorasi,  yakni YY4 dan KKT1.   Namun cadangan migasnya saat ini masih dihitung jumlahnya.   Selain itu,  PHE ONWJ saat ini sedang mengembangkan lapangan APN E dan F yang akan selesai pada tahun depan.       

"Lapangan gas yang sekarang sedang dikembangkan itu lapangan APN E dan F,  itu yang akan menambah produksi gas.  Melihat pengalaman pengembangan lapangan APN A,  B dan D pada 2005,  moga-moga yang APN E dan F ini akan sesuai dengan prediksi kita," ujarnya.        

Terkait beberapa pekerjaan di lapangan tersebut,  Tenny mengatakan PHE ONWJ akan menghentikan produksi migas sementara atau planned shutdown pada Januari 2012 selama 2-3 minggu.   Hal ini akan berdampak pada penurunan produksi gas sebesar 100 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).      

"Dalam rangka APN itu termasuk planned shutdown di Januari 2012.   Tapi kami sudah komunikasikan jauh-jauh hari ke pelanggan,  kalau yang gas terutama ke PLN.   Kalau penurunan produksi minyak,  kami sudah konfirmasi ke BP Migas," ujarnya.         

Meski ada penghentian produksi sementara,  lanjut Tenny,  PLN terpaksa akan menggunakan BBM untuk sementara sebagai bahan bakar pembangkit Muara Karang dan Tanjung Priok,  sehingga pembangkit tersebut bisa tetap beroperasi.           

PHE ONWJ menargetkan produksi gas tahun depan sebesar total 205 MMSCFD,  yang sudah terkontrak sebesar 176 MMSCFD untuk tiga pelanggan utama yakni PLN,  Pupuk Kujang dan kilang Balongan.
       

Tenny mengatakan hasil dari EOR sendiri jika dilakukan pada 2012,  kemungkinan dampaknya pada peningkatan produksi minyak baru terlihat pada 2013 nanti.
       

Adapun kegiatan eksplorasi migas PHE ONWJ mencakup fasilitas produksi sekitar 8.300 km2 yang terletak di sebelah utara Cirebon hingga ke Kepulauan Seribu.   Fasilitas produksi saat ini terdiri dari 670 sumur,   170 anjungan di perairan dangkal,  40 pemroses dan fasilitas disertai 1.600 km pipa bawah laut.        

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.      
 


SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :