|
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) serius mengembangkan bisnis kelapa sawit. AISA yang menyerahkan bisnis sawit ke anak usahanya, PT Bumi Raya Investindo (BRI), menggandeng Bunge Agribusiness.
AISA menandatangani perjanjian joint venture dengan perusahaan agribisnis asal Amerika Serikat tersebut. Dari kesepakatan ini, Bunge mendapatkan jatah kepemilikan saham di Bumi Raya sebesar 35%.
Otomatis, porsi kepemilikan saham AISA di Bumi Raya turun dari sebelumnya 99,9% menjadi 65%. Namun penurunan ini bukan karena AISA menjual kepemilikannya pada Bunge. "Bunge mengambil saham baru hasil rights issue. Kepemilikan AISA dalam jumlah lembar saham tetap sama," kata Yuliani Liyuwardi, Sekretaris Perusahaan AISA.
Dalam rencana pengembangan Bumi Raya, AISA dan Bunge sepakat melakukan penyertaan modal (equity value) di Bumi Raya senilai US$ 120 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun. Rinciannya, AISA akan menyetor modal US$ 80 juta, sementara Bunge menyerahkan US$ 40 juta.
Dana ini digunakan untuk mengembangkan bisnis Bumi Raya. Saat ini, bisnis anak usaha AISA ini masih terbatas pada penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
BRI belum melakukan penjualan CPO. Maklumlah, perusahaan ini masih berusaha merampungkan pembangunan pabrik CPO. "Sekarang sudah sekitar 80%, rencananya kuartal satu 2012 sudah bisa beroperasi," imbuh Yuliani.
Pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi 30 ton CPO per jam. Namun, di tahun awal beroperasi, kapasitas produksi pabrik kemungkinan hanya mencapai 50%.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|