LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
"How to make the things" the series
  "How To Mine Cooper And Gold" (Freeport) episode 2 Segment 2 of 4.
Mining
  Produksi Asam-asam dipacu
Infrastructure
  Waduk Ria Rio segera dikeruk
Infrastructure
  Proyek bandara Rp 7 T sepi peminat
Marine transportation
  Krakatau Steel ekspansi pelabuhan Rp 1,1 Triliun
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Fri, 07/10/2011
PSC blok East Natuna tuntas akhir Oktober
Oil & gas

Penentuan kontrak bagi hasil antara pemerintah dan pengelola Blok East Natuna,  Kepulauan Riau diharapkan tuntas pada akhir bulan ini meskipun kini pembahasan persyaratan soal pengembangan blok itu masih berlangsung alot.         

Dirjen Migas Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral Evita Herawati Legowo mengakui pembahasan persyaratan rencana pengembangan (PoD) Blok East Natuna,  atau dulu dikenal dengan nama Natuna D-Alpha yang melibatkan pemerintah,  Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas dan PT Pertamina,  serta tiga mitra BUMN itu ExxonMobil,  Total EP Indonesie serta Petronas Carigali masih cukup seru.           

"Namun kami mengharapkan soal PSC (production sharing contract) diharapkan tuntas akhir bulan ini.  Sebelum ada tanda tangan,  kami (pemerintah) dan BP Migas harus bersepakat dulu," ujarnya.         

Berkaitan dengan adanya rumor,  ExxonMobil dan Petronas Carigali mengundurkan diri sebagai mitra Pertamina di Natuna,  Evita membantahnya.  "Untuk sementara (ExxonMobil dan Petronas) masih (bermitra dengan Pertamina)," tegas Evita.            

Pendapat yang berbeda diungkapkan Kepala BP Migas R.Priyono.   "Saya tidak tahu menahu soal itu.   Nanti kalau kontrak (PSC) sudah tanda tangan,  baru kami mengetahuinya.   Sekarang,  term and condition saja kan belum tahu," kata Priyono.          

Sebelumnya,  Direktur Hulu Pertamina Muhamad Husen pernah mengakui skema pengembangan Blok Natuna memang belum ditentukan.   Namun,  dia menambahkan,  investasi di blok itu cukup besar selain membutuhkan waktu sekitar 6-10 tahun untuk produksi,  mengingat kandungan CO2 di dalam gas yang mencapai 71%.          

"Angkanya (investasi) saya kira di atas US$ 20 miliar.   Kami bersama mitra masih membicarakan persyaratan-persyaratan pengembangan gas Natuna.   Mudah-mudahan PSC bisa selesai 28 Oktober 2011."         

Menurut dia,  perseroan tengah mengkaji berbagai skenario pengembangan blok tersebut a.l. soal produksi seluruhnya atau sebagian,  termasuk pemakaian gas,  selain dijadikan gas alam cair (LNG),  sebagai alat pengangkut gas East Natuna.       

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.              
 
NEWS SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (16-04-2014) : 522
JUDUL TENDER (16-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com