LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Electricity
  Pemerintah hibahkan tanah untuk PLTU di Aceh Utara
Marine transportation
  Kodja Bahari serahkan kapal feri pesanan Kemenhub
Keuangan
  Proyek bina marga dapat alokasi dana pinjaman terbesar
Marine transportation
  WINS raih kontrak USD 19,18 Juta
Oil & gas
  Radiant kantongi carry over hingga 2010 senilai Rp 1 Triliun
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 06/10/2011
Bulog impor 100.000 beras premium dari Thailand
Agriculture

Badan Usaha Logistik (Bulog) mengimpor beras dengan kualitas premium dari Thailand sebesar 100.000 ton.  Pembelian ini tidak termasuk beras impor yang dibatalkan pemerintah Thailand baru-baru ini.         

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan,  kesepakatan impor beras ini tercapai kemarin malam.  Rencananya,  kontrak pembelian beras berkualitas 5% patah ini akan diteken,  Kamis (6/10).  "Ini business to business.   Mudah-mudahan minggu depan bisa masuk," katanya.    

Sutarto mengatakan,  impor beras premium bertujuan memperkuat cadangan beras.   Menurutnya,  cadangan beras ini akan dikeluarkan untuk intervensi pasar.          

Sebelumnya,  pemerintah Thailand mengurungkan niat menjual beras kepada Bulog.   Penyebabnya karena perbedaan harga.   Padahal,  sebelumnya Thailand sudah sepakat menjual 300.000 ton beras kepada Bulog.         

Saat ini,  Bulog tengah bernegosiasi kembali dengan Thailand.   Jika negosiasi ini mentok,  Bulog sudah siap mencari alternatif lain.   "Kami tidak boleh ambil risiko.  Beras harus ada.  Semua impor harus selesai pada akhir Februari nanti," katanya.             

Tahun ini,  Bulog memperoleh izin impor beras sebesar 1,6 juta ton dari pemerintah.   Dari jumlah tersebut,  Bulog telah membeli 900.000 ton beras dari Vietnam.   Rinciannya,  sebanyak 500.000 ton dibeli pada Agustus lalu dan sisanya pada September lalu.   "Hingga saat ini beras yang sudah masuk ke Indonesia sudah lebih dari 400.000 ton," ungkapnya.      

Nah,  di luar itu,  bersamaan dengan kontrak beras dari vietnam tahap II yang sebesar 400.000 ton,  Sutarto bilang Bulog sudah membicarakan rencana impor beras sebanyak 300.000 ton yang sudah hampir tuntas.         

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.     
 


SEKTOR AGRICULTURE LAINNYA :