LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Oil & gas
  Bangun Kilang Pemerintah Tawarkan Lahan 500 Hektar
Land transportation
  Jalur rel ganda KA Jakarta-Surabaya tergarap 70%
Infrastructure
  Proses lelang proyek PU belum maksimal
Agriculture
  PT Timah kembangkan tiga energi terbarukan
Infokom
  Kominfo targetkan 35 Ribu desa berdering
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Tue, 20/09/2011
Grup Sany bangun pabrik alat berat Rp 1,7 Triliun
Heavy equipment


Sany Group,  perusahaan konstruksi permesinan asal China,  merealisasikan pembangunan pabrik alat berat melalui anak usahanya Sany Heavy Industry Co Ltd di Indonesia dengan investasi US$ 200 juta (sekitar Rp 1,7 triliun) tahun ini.     

Dengan investasi sebesar itu,  Sany Group akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor alat berat,  mesin konstruksi serta untuk memperluas jaringan pemasaran.        

Berdasarkan rencana induk perusahaan,  Sany Group akan mendirikan pabrik perakitan alat berat di atas lahan seluas 10 hektare di kawasan industri Karawang,  Jawa Barat.  Dalam proses konstruksi pabrik,  Sany Group mendirikan PT Sany Indonesia Machinery sebagai penanggung jawab pembangunan pabrik alat berat itu.       

Untuk memuluskan jalannya investasi,  Sany Indonesia menggandeng PT Jakarta International Machinery Centre (Jimac) sebagai distributor resmi (authorized distributor) produk alat berat Sany Group di Indonesia.      

Chairperson PT Jimac Perkasa (anak usaha PT Jimac) Benny Kurniajaya mengatakan Sany Group merupakan salah satu prinsipal alat berat terbesar di China dengan omzet penjualan sekitar Rp 76 triliun per tahun.      

Sejumlah produk alat berat yang diproduksi Sany Group meliputi permesinan baja (concrete machinery),  excavator,  crawler dan truck cranes,  pile driving machinery,  mesin-mesin konstruksi untuk jalan raya,  mesin-mesin untuk pelabuhan,  dan turbin angin.          

Sany Group berdiri pada 1989.   Pada saat itu Sany Group merupakan perusahaan pengelasan skala kecil.   Para pendirinya seperti Liang Wengen,  Tang Xiuguo,  Mao Zhongwu dan Yuan Jinhua,  menyulap Sany tumbuh menjadi perusahaan multinasional yang telah memiliki basis produksi di AS,  Jerman,  India dan Brazil serta 24 perusahaan distribusi di seluruh dunia.        

"Penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Jimac dan Sany Group sudah dilakukan di China pada Juli 2011 dan akan dilaksanakan pada bulan ini," kata Benny.    

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.     
 
NEWS SEKTOR HEAVY EQUIPMENT LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (25-04-2014) : 20
JUDUL TENDER (25-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com