LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Agriculture
  Produksi kakao 2011 ditargetkan 800.000 Ton
Infrastructure
  Korsel lirik pembiayaan dua ruas tol Jawa-Bali
Land transportation
  Organda cari dana peremajaan angkutan Rp 6 Triliun
Land transportation
  Bombardier & Siemens raih proyek Rp 486 Miliar
Agriculture
  Kalsel perluas kebun sawit 3 Ribu Hektar
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Wed, 07/09/2011
Produksi minyak RI makin seret
Oil & gas

Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) menyampaikan produksi minyak rata-rata Indonesia Januari-September 2011 baru mencapai 909 ribu barel per hari (bph) atau masih jauh dari target.  Demikian disampaikan Kepala BP Migas, R. Priyono.      

"Sekarang rata-rata produksi minyak 909 ribu barel per hari (bph)," kata Priyono.      

Hal ini memang masih jauh dari target APBN-P 2011 yang dipatok sebesar 945 ribu bph.  Namun Priyono menyampaikan,  produksi minyak saat ini memang cenderung 'naik-turun'.         

"Hari ini produksi harian sudah 916 ribu bph,  tapi kemarin sempat 930 ribu barel sehari.  Tapi sempat turun lagi,  dan naik lagi.   Memang fluktuasinya seperti itu," ungkapnya.         

Di tempat yang sama,  Gde Pradnyana,  selaku Kepala Divisi Humas,  Sekuriti,  dan Formalitas BP Migas mengatakan,  produksi minyak nasional pada semester dua ini harus mencapai 980 ribu barel dalam sehari agar target lifting dalam APBN-P 2011 bisa tercapai.       

"Kita harus menggenjot produksi minyak di semester dua sampai 980 ribu bph itu jika harus sesuai 945 ribu bph di APBN-P 2011," tanggapnya.        

Namun,  katanya,  produksi minyak Indonesia akan mencapai puncaknya pada kuartal ketiga dan keempat di tahun ini.   Walau untuk mengejar target APBN-P 2011 masih sangat berat.       

"Jadi produksi minyak harian kita memang sudah mencapai 930 ribu bph,  ini bakal naik terus karena kuartal ketiga dan keempat memang masa puncak produksi minyak," ujar Gde.      

Menurutnya,  kenaikan produksi ini disebabkan karena kondisi cuaca yang mendukung.  Sehingga produksi minyak setidaknya bisa sedikit dioptimalkan.      

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.      
 


SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :