|
Distributor alat berat PT Intraco Penta Tbk memperkirakan dana yang diperlukan untuk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara pada tahun ini mencapai lebih dari US$ 200 juta atau setara dengan Rp 1,71 triliun.
Direktur Utama Intraco Penta Petrus Halim mengatakan nilai akuisisi perusahaan tambang yang sudah berproduksi itu diperkirakan lebih besar jika dibandingkan dengan nilai kapitalisasi pasar Intraco Penta yaitu US$ 200 juta.
"Kapitalisasi pasar kami saat ini di US$ 200 juta, kami perkirakan nilai akuisisi lebih besar dari itu," ujarnya.
Dia menuturkan saat ini Intraco, distributor alat berat merek Volvo, Bobcat, Mahindra Tractors, dan Sinotruk, dalam proses uji tuntas dengan perusahaan tambang yang ingin diakuisisi. Pada akhir tahun, diharapkan proses akuisisi itu tuntas.
Dia mengakui proses tersebut memakan waktu yang lebih lama dari diperkirakan oleh perseroan. Hal itu, ujarnya, karena aksi akuisisi itu melibatkan nilai yang cukup besar, sehingga perseroan perlu berhati-hati.
Intraco berencana untuk mengakuisisi perusahaan tambang pada tahun ini sebagai langkah ekspansi memasuki usaha hulu pertambanagan. Dana untuk akuisisi rencananya diperoleh perseroan melalui penerbitan saham baru (rights issue).
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|