LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Mining
  PTBA bidik pasokan batu bara 5 pembangkit
Keuangan
  Pemprov berikan dana hibah Rp 45 Miliar
Keuangan
  Dana revitalisasi pasar tradisional bakal ditambah Rp 250 Miliar
Properti
  Lippo Plaza Kendari resmi beroperasi
Info tender
  Total Tender Kamis, 10 April 2014 Sebanyak 515 Tender Proyek
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Sat, 13/08/2011
Jepang setuju biayai studi kelayakan Sumatera SNG
Oil & gas


Indonesia dan Jepang bekerja sama membangun Sumatra SNG Project yang merupakan proyek pembangunan kilang pengolahan batu bara kelas rendah (low rank coal) menjadi Synthetic Natural Gas (SNG) atau syngas yang akan dibangun di Sumatera.  Pemerintah Jepang telah menyetujui pendanaan studi kelayakan (feasibility study) proyek tersebut.       

Wakil Mitsubishi Heavy Industries/Mitsubishi Corporation (MHI/MC) mengemukakan,  persetujuan itu dikeluarkan Pemerintah Jepang pada akhir Juli 2011.      

Sebagai tindak lanjut dari persetujuan itu,  Pemerintah Indonesia meminta MHI menyampaikan secara lengkap jadwal dan lingkup kerja studi kelayakan proyek Sumatera SNG ini.       

Selanjutnya,  pihak Jepang meminta adanya surat dari Pemerintah Indonesia yang menyampaikan ketertarikan untuk meneruskan FS ini pada tahap FEED (Front End Engineering Design).        

Menurut rencana,  kilang Sumatera SNG yang akan dibangun berkapasitas 150 MMSCFD.   PT CPI dan PLN telah menyatakan kesediaannya membeli produksi gas SNG dengan ketentuan business to business.   Produksi CO2 yang dihasilkan,  akan diangkut melalui pipa ke lapangan minyak untuk memulihkan produksi minyak di lapangan yang cadangannya hampir habis.        

Syngas merupakan sejenis gas campuran yang terdiri atas gas karbon monoksida dan hidrogen.   Terkadang gas ini juga mengandung karbon dioksida.   Syngas mudah terbakar dan digunakan sebagai bahan bakar atau digunakan dalam proses untuk membuat zat kimia lain.         

Berdasarkan data Tekmira Balitbang Kementerian ESDM,  di dunia,  produksi syngas dari batu bara telah dilakukan secara komersial sejak 50-an.  Hingga saat ini terdapat 53 plant gasifikasi batu bara yang memproduksi syngas untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kimia seperti pupuk dan petrokimia,  listrik dan gas kota.      

Di Indonesia,  pernah terdapat beberapa pabrik gas di kota-kota besar yang memproduksi gas kota melalui proses karbonisasi terhadap batu bara.  Pabrik-pabrik gas kota ditutup tahun 70-an dan diganti gas alam.    

Tekmira sendiri telah melakukan penelitian dan pengembangan gasifikasi batu bara sejak 1994 untuk memproduksi gas bakar dan syngas.   Tekmira juga bekerja sama dengan pihak Jepang untuk mengembangkan syngas.   Dari hasil kerja sama itu,  diketahui bahwa kendala yang dapat menghambat pengembangan plant komersial gasifikasi batu bara untuk memproduksi syngas di Indonesia,  antara lain tidak adanya jaminan pasar syngas,  harga gas dan infrastruktur serta harga batu bara.         

Syngas telah dikembangkan secara komersial di AS.   Antara lain oleh Dakota Gasification Co.,  yang memproduksi syngas 152 MMSCFD.  Perusahaan tersebut membangun plant dengan menggunakan dana pemerintah pada tahun 1984.        

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.       
 
NEWS SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (24-04-2014) : 74
JUDUL TENDER (24-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com