LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Land transportation
  Malaysia meminta panser Pindad dibarter proton
Petrochemical
  Revitalisasi petrokimia butuh kepastian nafta
Oil & gas
  CNS International masuk Batam
Marine transportation
  3 Mega proyek Metropolitan Jabodetabek terkait sektor perhubungan
Electricity
  Inalum minta perpanjangan kontrak
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Mon, 25/07/2011
Adaro Energy danai pelabuhan US$ 100 Juta
Mining

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan meningkatkan kapasitas pelabuhan muat Kelanis,  Kalimantan Tengah,  menjadi 80 juta per tahun,  dari sebelumnya 55 juta ton per tahun.   Proyek ini diperkirakan menelan dana US$ 100 juta dan ditargetkan tuntas pada semester II-2012.        

Ekspansi Pelabuhan Kelanis sejalan dengan rencana penambahan kapasitas produksi menjadi 80 juta ton pada 2012.   Tahun lalu,  produksi perusahaan batubara nomor dua nasional ini mencapai 42,2 juta ton.     

Dari Pelabuhan Kelanis,  batubara akan diangkut melalui Sungai Barito ke Laut Jawa.   Saat ini kapasitas angkutan Sungai Barito mencapai 70 juta ton setahun,  di mana sekitar 46-48 juta ton digunakan Adaro.  Kapasitas Sungai Barito akan mencapai 200 juta ton setahun dalam beberapa tahun mendatang,  sehingga penambahan kapasitas pelabuhan bisa berjalan.      

Sementara itu,  produksi tambang Tutupan dan Wara mencapai 120 ribu ton/hari dan 45 ribu ton/hari pada kuartal II-2011.   Dengan demikian,  total produksi pada kuartal II sekitar 11,5-12 juta ton,  tumbuh 8,5-13% dibanding kuartal sebelumnya.   Selama semester pertama 2011,  produksi Adaro diperkirakan sekitar 21,6 juta ton.     

Di sisi lain,  selama kuartal II-2011,  biaya produksi batubara mencapai US$ 38-40/ ton.   Adapun perinciannya,  Tutupan US$ 50/ton,  sementara Wara US$ 20/ton.   Demikian benang merah pertemuan analis dengan manajemen Adaro yang digelar belum lama ini.        

Sebelumnya,  Adaro melalui anak usahnya,  PT Adaro Indonesia (AI),  meneken perjanjiannya fasilitas pinjaman dari empat bank sebesar US$ 750 juta.   Pinjaman akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex),  modal kerja,  dan kebutuhan perseroan lainnya.     

Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.      
 


SEKTOR MINING LAINNYA :