|
PT Kereta Api berencana mencari pendanaan senilai Rp 2 triliun dengan tenor selama sepuluh tahun. Direktur Utama PT KA Ignasius Jonan mengungkapkan dana tersebut untuk mendukung penyelesaian KA Bandara. "Angkanya belum detail tetapi kira-kira kami akan cari pendanaan Rp 2 triliun dengan tenor 10 tahun," ujarnya.
Dia mengatakan PT KA akan mencari pendanaan dari lembaga keuangan dengan basis setiap proyek yang menguntungkan.
Pemerintah akan menunjuk konsorsium Badan Usaha Milik Negara melalui peraturan presiden atau perpres untuk mengerjakan sebagian proyek kereta api bandara rel ganda yakni sepanjang 7 km senilai minimal Rp 240 miliar. Kereta api bandara rute komuter ini yang sepanjang 20 km ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2013.
Konsorsium BUMN yang ditunjuk melalui perpres akan dikoordinatori PT KA untuk mengerjakan kereta bandara komuter rute Tanah Tinggi-Bandara Soekarno Hatta.
Pembangunan jalur kereta api menuju Bandara Soekarno-Hatta terdiri dari dua jalur. Jalur pertama dinamakan ekspress line yang melalui rute Manggarai-Sudirman-Tanah Abang-Duri-Angke-Pluit-Bandara Soekarno Hatta. Rute ini menggunakan pola kemitraan pemerintah dengan swasta atau public private partnership (PPP). Jalur kedua yakni untuk rute kereta komuter yang melalui Manggarai-Sudirman-Tanah Abang-Duri-Grogol-Bojong Indah-Kalideres-Tanah Tinggi-Bandara Soekarno Hatta.
Jalur yang satu ini mengikuti jalur kereta komuter yang sudah ada, tinggal menambah double track sepanjang rute dan 7 km dari Tanah Tinggi-Bandara Soekarno Hatta. Jalur ganda ini sudah mulai dibangun pada 2010 yakni masih tahap pembangunan badan jalan kereta sepanjang 8 km dan pada 2011 ditargetkan dibangun 11 km lagi.
Biaya pembangunan badan jalan ini mencapai Rp 20 miliar untuk 2010 dan Rp 28,16 miliar untuk 2011. Target operasional kereta jalur ganda Duri-Tangerang pada pertengahan 2013.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|