|
PT Timah (Persero) Tbk berniat meningatkan kapasitas produksi pabrik tin chemical yang menurut rencana akan dibangun di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka.
Direktur Utama Timah Wachid Usman mengakui pabrik tin chemical di Bangka itu belum jadi, namun perseroan berencana menambah kapasitas pabrik tersebut agar lebih besar dari kapasitas pabrik tin chemical lainnya yang berlokasi di Cilegon, Banten.
"Ini membutuhkan infrastruktur seperti jalan, jembatan, listrik, air bersih, pengelolaan limbah dan ini tidak murah," ujarnya.
Oleh sebab itu, lanjut Wahid, perseroan masih mengundang siapa saja yang berminat bekerjasama. Untuk pembangunan pabriknya akan dilakukan sendiri oleh Timah. Namun untuk pengembangan kawasan industri hilir timahnya, Timah berniat menggandeng perusahaan lain.
"Kalau digunakan untuk tin chemical saja ini kurang efektif, makanya kita ajak partner agar bisa diperluas untuk industri lain yang terkait dengan timah," ujarnya.
Wahid mengatakan saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang berminat untuk bekerjasama untuk membangun kawasan industri hilir timah, termasuk dari luar negeri, diantaranya HNH asal Korea Selatan. Meski demikian, belum ada angka investasi yang bisa disebutkan dan belum ada penandatanganan perjanjian apa pun terkait hal itu.
Pada 17 Maret 2011 lalu, Timah baru melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik tin chemical di Tanjung Ular, Muntok, Kabupaten Bangka Barat.
Pabrik ini diperkirakan selesai di 2012 dan nilai investasinya ditaksir mencapai Rp 200 miliar. Pembebasan lahan untuk pabrik sebagian sudah dilakukan.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|