|
(Sulawesi Selatan) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel meminta Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan segera melengkapi pintu keberangkatan dan kedatangan internasional, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dengan alat pendeteksi X-Ray.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Masykur Sultan mengungkapkan, percepatan itu untuk mengantisipasi semakin banyak keluhan masyarakat dan pihak maskapai penerbangan di bandara. Dia menyarankan pengadaan X-Ray minimal tiga unit untuk mengantisipasi masuk dan keluarnya barang-barang terlarang dari Kota Makassar maupun internasional.
Dengan rincian, satu unit ditempatkan di pintu keberangkatan dan dua lainnya di pintu kedatangan internasional. "Kami minta X-Ray secepatnya tiba di Makassar. Jumlahnya itu minimal tiga unit agar kerja bea dan cukai bisa maksimal di lapangan," kata dia. Saat ini tim Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berada di Kota Makassar untuk mengecek tidak berfungsinya X-Ray di Bandara Sultan Hasanuddin. Hal ini pula yang menyebabkan petugas bea dan cukai melakukan pemeriksaan dengan membongkar barang para penumpang. Meski demikian, pihaknya belum pernah melakukan komunikasi dengan tim yang dikirimkan dari Dirjen Bea dan Cukai. "Yang jelas, dari Dirjen Bea Cukai sudah berjanji akan segera mendatangkan X-Raydi Bandara Hasanuddin." "Secara prinsip sudah tidak ada masalah lagi, tinggal dukungan alat," ujarnya.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|