|
(Kepulauan Riau) Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam berhasil menyelesaikan pembangunan 13 proyek fisik di wilayah hinterland Kota Batam yang telah dianggarkan pada APBD tahun 2010.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam Yumasnur mengungkapkan 13 proyek tersebut meliputi pembangunan infastruktur di 3 kecamatan hinterland yakni Kecamatan Belakang Padang, Bulang dan Rempang Cate.
"Pembangunan infrastruktur berupa jalan, air bersih, sekolah, maupun prasarana dan sarana transportasi antar pulau dan ke pulau Batam sendiri sebagai ibukota. Transportasi laut menjadi satu-satunya solusi yang menghubungkan batam dan pulau-pulau di sekitarnya, maka dari itu diperlukan dermaga pelantar yang memadai," ujar Yumasnur.
Ke-13 proyek fisik di hinterland yang telah diselesaikan Dinas PU Kota Batam terdiri dari, Pembangunan pelantar beton Rawasari Kecamatan Belakang Padang, Pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Terong tahap I Kecamatan Belakang Padang, Pembangunan Sanitasi dan Rehabilitasi Sumur Dangkal di Kelurahan Batu Legong Kecamatan Bulang, di Kelurahan Temoyong Kecamatan Bulang, di Kelurahan Pantai Gelam Kecamatan Bulang, di Kelurahan Karas Kecamatan Bulang dan di Kelurahan Kasu Kecamatan Belakang Padang.
Selanjutnya adalah Pembangunan Gedung Serba Guna di Pulau Buluh Kecamatan Bulang, semenisasi di 8 lokasi, Pembangunan Batu Miring di 4 lokasi, pembangunan Saluran Lingkungan di 4 lokasi dan pengadaan 3 unit Genset beserta rumah dan jaringannya di Kelurahan Rempang Cate, Kelurahan Batu Legong dan Pulau Kepala Jeri Kelurahan Kasu.
Sementara itu, Walikota Batam mengatakan akan memprioritaskan pembangunan jembatan atau dermaga pelantar beton yang menghubungkan antar wilayah pulau di Batam. Ia menargetkan pada tahun 2015, semua pulau-pulau di luar pulau Batam memiliki jembatan dan pelantar atau pelabuhan beton.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|