|
(Jawa Timur ) Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga Tbk Abdul Hadi menargetkan konstruksi ruas tol Gempol-Pandaan bisa dimulai pada Juli mendatang. "Nilai investasi untuk ruas tol yang panjangnya mencapai 14 kilometer ini sekitar Rp 1,2 triliun," katanya.
Jalan tol Gempol-Pandaan merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan bagian jalan tol Trans Jawa milik Jasa Marga, yaitu jalan tol Surabaya- Gempol sepanjang 49 kilometer yang saat ini sudah beroperasi serta jalan tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer yang saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan.
Untuk makin mendorong konstruksi itu pula, Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang pengembangan jalan tol ini juga menandatangani akta jual-beli saham milik Xilin Enterprise (Xilin), yang ada di PT Margabumi Adhikaraya. Margabumi adalah investor pemegang konsesi jalan tol Gempol-Pandaan.
Investasi jalan tol di wilayah Jawa Timur juga diminati oleh PT Bakrie Toll Road (BTR), yang merupakan anak usaha dari PT Bakrieland Development Tbk (ELTY). Ruas tol Pasuruan-Probolinggo dinilai menarik, kata Direktur Komersial PT Bakrie Toll Road Aswan Sunoto, karena perkiraan jumlah lalu lintas kendaraan di ruas tol itu cukup besar, mencapai 12-14 ribu kendaraan pada 2014.
Ia memperkirakan konstruksi awal untuk ruas tol Pasuruan-Probolinggo dimulai pada 2013 setelah seluruh lahan dibebaskan. Jawa Timur pun dianggap strategis karena pertumbuhan ekonominya tinggi dan banyak usaha, seperti properti, minyak, dan gas.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|