|
(Jawa Barat) Lahan untuk rel ganda kereta api listrik rute Cakung-Cikarang siap dibangun. Sejumlah kantor stasiun di sepanjang jalur itu akan dibongkar dan frekuensi perjalanan kereta ditambah.
Pembebasan lahan sudah selesai dan kini menunggu pembangunan oleh pemerintah pusat. Kantor Stasiun Bekasi sendiri akan dibongkar dan dipindahkan agak ke luar sehingga jalur kereta lebih lebar. Status stasiun tersebut juga ditingkatkan dari kelas I menjadi stasiun besar.
Wakil Kepala Stasiun Bekasi Dwi Effendi mengatakan rel ganda khusus kereta api listrik itu dibangun di sebelah kanan rel yang ada saat ini. "Nantinya kereta jarak jauh akan dipisahkan dengan kereta listrik," kata Dwi.
Menurut dia, rel ganda yang ada saat ini hanya difungsikan untuk kereta jarak jauh sehingga jadwal perjalanan kereta efektif. "Ini untuk meningkatkan pelayanan, kereta tepat jadwal," ujarnya. Sejumlah kereta eksekutif dan bisnis telah berhenti di Stasiun Bekasi, di antaranya Argo Parahyangan, Cirebon Ekspres, Bangunkarta, dan Purwo Jaya.
Dengan pembangunan rel ganda khusus kereta api listrik itu, jumlah perjalanan akan ditambah. Saat ini jumlah perjalanan seluruh kereta di Stasiun Bekasi sekitar 260. Adapun potensi jumlah penumpang kereta jarak jauh sekitar 3.000 orang per hari. Sedangkan jumlah penumpang kereta api listrik sebanyak 8.000-10.000 orang per hari. "Potensi penumpang sangat besar sehingga akan ada penambahan jumlah perjalanan," ujar Dwi.
Bagi para pengguna via blackberry, info proyek dan detail tender lainnya dapat dilihat di versi web www.tender-indonesia.com.
|